Day 6. When I Should Spend My Time in Silence

Saat kita sakit, mulut kita serasa berat untuk sekedar bicara. Karena lidah tak nyaman, karena kelu, karena tidak bersemangat, dan mungkin rasa-rasa tidak nyaman lainnya. Dan saat itu kita terpaksa harus bersikap diam. Buat aku sebetulnya banyak hal yang bsia kita lakukan saat keadaan kita kurang mendukung untuk banyak bicara. Aku bisa menghabiskan waktu dengan membaca, surfing the internet, nonton TV, atau tidur. Tentunya semua kegiatan itu dibarengi dengan dzikir kepada Allah SWT (weiissss, kece banged gueh. Enggak sih sebenernya ini masih belajar banged nih buat kaya gini. Belum sepenuhnya bisa selalu seperti itu. Yaaah ini advice aja buat aku ataupun pembaca bahwa dalam keadaaan apapun kita harus tetep inget Allah dengan berdzikir kepada-Nya). Barangkali kan itu sakit yang kita rasain untuk terakhir kalinya. Terus habis itu nyawa kita diambil bagaimana?

Eh jadi keinget sama tausiahnya Ustadz Khalid Basalamah, beliau bercerita bahwa sebetulnya ada amalan kecil yang bisa kita lakukan dalam satu menit dimana amalan itu mampu membuat timbangan amal kebaikan kita di akhirat nanti jadi berat (bisa cek di youtube https://www.youtube.com/watch?v=TDT-n9YiYhg). Ialah itu dengan berdzikir. Lets count. Dalam satu menit kita bisa bilang “Astaghfirullah” dapat itu 70 – 100 kali. Nah satu kali ucapan istighfar bisa menghapus dosa selama 70 tahun. bagaimana dengan 70 istighfar? 100 istighfar?

Kemudian nabi pernah bersabda, “Terdapat dua kalimat yang ringan di lidah namun berat timbangan pada hari kiamat dan mendapatkan cinta Allah. Ialah subhanallah wabihamdih, subhanallahil ‘adzim”. Terus juga baca harta karun-nya syurga. Ialah lahaula wala quwwata illa billah. Dst.

Sudahlah mungkin itu saja yang bisa saya elaborate. Spending time in the silence. The best  things we can do is DZIKRULLAH. Baik saat kita lagi sakit dan gabisa banyak bicara, ataupun saat kita menunggui orang sakit dan kita tdak mungkin banyak bicara. Sekali lagi DZIKRULLAH. Mengingat Allah. Semoga bisa diaplikasikan oleh saya maupun para pembaca aamiin.

 

Day 5. Cita-Cita ku Semasa Kecil

IMG_4939.JPG

Saat kecil aku punya banyak cita-cita. Maklum masih bocah. Lihat pesawat pingin jadi pilot, lihat polisi pingin jadi polwan, berangkat sekolah ketemu bu guru pingin jadi guru, jenguk orang di rumah sakit pingin jadi dokter. Anyway dari sekian banyak cita-citaku itu aku menuliskan satu di buku alumni jaman SMP. Bukan jadi dokter, bukan jadi guru atau yang sudah kusebut, tapi aku pingin jadi raporter. Bukan reporter berita yaaa, tapi reporter petualang. Intinya sih kenapa aku pingin jadi itu karena aku mau jalan-jalan ke mana-mana gratis. Kerjaannya cuma jalan-jalan explore alam dibayarin pula. Kan mantap. Ga enaknya dimana coba?

Well tapi setelah dipikir-pikir lagi udah gede nih sekarang. Masih pingin sih jadi reporter, tapi suami aku gimana kalo aku tinggal2? terus anak aku besok gimana kalo aku tinggal2? ga mungkin kan jalan2 tapi suami sama anak ga diajak. wkwkwkwk. Mending jalan2 bareng sama suami dan anak kan daripada bersenang-senang sendiri. Yap begitu lah sekelumit kisah tentang cita-cita jaman aku kecil. Semoga suatu hari nanti bisa jalan-jalan kemanapun aku mau bersama suami dan anak-anakku tanpa mengharap gratisan karena jadi reporter. wkwkwkwkwk. Aamiin

Day 4. Ini Caraku Menikmati Hujan

Image result for anak kecil hujan hujanan animasi

Pict from http://blog.tohaboy.web.id/2014/inilah-7-tips-tetap-sehat-di-musim-penghujan.view

Dulu pas kecil aku suka banged sm yg namanya hujan. Well di tanggal 1 desember kemarin aku udah cerita sedikit tentang hujan. Basah, dingin, main air, tertawa, dan bahagia. Wkwkwk tp habis hujan2 an pasti kena marah.
Begitulah cara tebaik menikmati hujan saat kecil dulu. Tp menuju dewasa agaknya aku malas dengan hujan. Dimana aku harus memikirkan mencuci baju, bau yg jd apek karena tidak kering,ga bisa bebas jalan kemana2.
Pyuft.. mungkin begitu yg dirasakan ibuku dulu. Marah anaknya hujan2an karena pusing memikirkan baju yg tak kering2. Sekarang aku lebih suka menikmati hujan dengan menyantap cemilan hangat seperti pisang goreng ditaburi keju dan coklat susu, atau ketela rebus komplit dengan capucino hangat. Atau bisa jadi jagung rebus, samarinda nangka, dan lainnya. Intinya yg hangat2.

Nah sambil makan cemilan hangat itu, indah rasanya duduk rapi sambil baca buku menarik. Terus akhirnya ngantuk dan ketiduran wkwkwkwkwk. Kalo sedang malas membaca, aku lebih suka menikmati hujan dengan bercengkerama berdua dg suami tercinta. Membahas tentang masa depan, mengevaluasi bersama, sesekali tertawa dan cubit2 an agar suasana semakin hangat.
Ah hujan.. kau membuatku merindukannya. (#eaaa baper)

Day 3. Siapa Itu Orang Yang Paling Ketje?

kece.JPG

Berbicara tentang orang kece masa kini, aku punya diskripsi tersendiri. Orang kece buatku adalah orang yg matang dalam urusan dunia dan urusan agama. Ciah matang bahasanya. Mmm jd maksud aku adalah orang yg dapat menyeimbangkan keduanya antara dunia dan agama dan membawa keduanya itu menjadi senjata unt sukses dunia akhirat. Sukses dunia adalah ketika orang tersebut mempunyai kapasitas ilmu yg mampu memberi manfaat bagi orang banyak. Sedang sukses agama atau bisa juga disebut sebagai sukses akhirat adalah ketika ia dapat mengaplikasikan syariat2 agama islam dalam setiap hela nafasnya.
Sebagai contoh mungkin kita bisa menengok orang2 di sekitaran kita. Kemudian terfokus pada orang2 yg punya prestasi gemilang di sekolah atau di dunia bisnis, tp dia juga hafal quran. Kemudian lihat lagi, orang2 yg punya banyak harta karena kepandaiannya tp tetep santun sm yg tak berpunya. Rajin sholat jamaah di masjid, dan tak pernah luput dr sedekah setiap hari nya. Saat ini kalo ngeliat orang kaya tp sombong dan pelit, itu banyak. Ngeliat orang pinter tp jarang sholat jamaah, itu juga biasa. Yang kece itu adalah ketika orang2 yg secara duniawi itu wow tapi ukhrawi nya juga ga ditinggalin gitu aja sm mereka.

Ya Allah jadikan pasangan dan anak keturunan kami sebagai qurrata a’yun. Yang ketce nan menentramkan. Yang membawa manfaat bagi banyak orang. Aamiin

Day 2. My Day in Six Sentences

Image result for aksi damai 212

Pict from :http://riauone.com/video/-VIDEO—Aksi-Damai-212-Indonesian-Sejuk

Pagi buta aku masih terlelap dan melupakan sholat tahajud. Padahal pagi ini, banyak orang bersujud di sepertiga malam memohon pertolongan-Nya agar aksi hari ini berjalan sesuai yang diharapkan. Akupun terlupa menyiapkan baju putih untuk suami yang hari ini juga akan ikut aksi. Ah, kenapa aku? sudah tak bisa ikut aksi, banyak terlupa pula hari ini. Akhirnya aku hanya bisa melantunkan doa agar hujan mengguyur monas sesiangan ini membawa berkah bagi yang datang. Katanya, tak ada yang bergeser sedikitpun meski sajahad mereka basah oleh berkah dari langit. Biarlah, biarlah dikatakan buih asalkan yang mereka tuntutkan mendapat keadilan.

Day 1 : Hal Menarik Dari Desember Tahun Ini

Pict from : http://www.hipwee.com/tag/hujan/

Kata orang Jawa, Desember itu “gede-gede nya sumber” atau artinya banyak-banyaknya air. It means bulan penuh dengan hujan. Nah lihat deh hari-hari terakhir ini, sering hujan kan? maklum lha memang bulan Desember. hehe

Dulu jaman masih sekolah seneng banged sama namanya hujan, bisa main air, hujan2 an terus ketawa bareng sama kawan2. Ahiiiiy kalau sekarang hujan mah enaknya tiduran dirumah, sambil nyeduh kopi berdua sama suami. romantis kan? wkwkwkwk (yang jomblo jangan baper yak #plak)

Terus hal kedua yang aku sukai dari Desember adalah suasana akhir tahun yang mendekati libur panjang. Apalagi kalo udah ada libur jelang Natal, kadang libur panjangnya diterusin sampai tahun baru. Hhe, sebenernya itu juga dulu jaman sekolah atau kuliah sih senengnya. Tapi kalau sekarang udah kerja gini, liburnya dikit hiks. Mau nambah hari mesti cuti hiks. Eh tapi meski begitu tidak mengurangi esensi Desember. Kenapa karena Desember tetep aja rasanya seperti weekend di setiap minggunya. Nah Desember bisa dikatakan sebagai Yearend (#ngarang abis). Gimana coba perasaan kamu kalo menjelang atau pas berada di weekend? seneng kan? Nah kira kira begitulah juga bahagianya aku di Bulan Desember.

Lalu terakhir, dimana ini terjadi juga di bulan Desember adalah. Terselenggaranya Aksi Bela Islam, Aksi Super Damai yang bakal dilaksanain besok pagi. Orang sebut AKSI 212. Pasti nantinya Monas dan sekitarnya jadi berwarna putih karena dipadati lautan manusia. Melihat yang aksi 411 kemarin saja merinding. Apalagi besok yang sepertinya jumlah pesertanya lebih banyak dari sebelumnya. Allah ya Rabb, lindungi mereka yang berjuang disana membela agama-Mu. Lindungi suami saya yang juga ikut serta aksi besok. Ayah semangat yaaa :)) luruskan niat. Bunda sama dedek doain Ayah dari sini. Ya Rabb, semoga apa yang telah diperjuangkan berdampak positif bagi islam dan umatnya. ALLAHU AKBAR !!!

Day 13 : What Are You Excited About

Image result for gambar shopping animasi

Pict from : https://www.kaskus.co.id/thread/54b3a5f6108b46f34c8b4570/kenapa-cewek-suka-belanja/

Aku excited terhadap banyak hal sebenernya. Excited terhadap sesuatu ini bisa jadi membuat mood ku jadi baik. Padahal mungkin sebelumnya lagi sensitif banged, suka ngambek, atau apalah. Tapi kalo udah ketemu sama hal-hal yang excited aku merasa jadi lebih baik.

Apa itu hal yang membuat aku excited. First of all adalah ikut kajian nya ustadz-ustadz kece. Macam ustadz Salim A Fillah, Ustadz Yusuf Mansyur, AA Gym, Ustadz Syatori, Ustadz Khalid Basalamah, dan banyak ustadz2 lain yang mana kalo aku menyimak kajian dari mereka buat aku itu bikin cesssss. Halah

Lalu lalu aku juga excited banged sama yang namanya shopping. Maklum wanita. Lha gimana enggak? Window shopping aja aku udah bahagia banged, apalagi kalo shopping. Wkwkwkwk. Paling seneng lagi kalo shoppingnya itu ditemenin suami terus dibayarin. Hahahahaha. Bah

Selain itu aku juga excited kalo aku mau jalan-jalan. Yang jelas ini jalan2 liburan yaa. Bukan jalan2 kerja. Nah paling suka lagi kalo jalan2 nya adalah jalan balik ke rumah Ambawara. Aku bakal seneng banged dah nunggu masa dimana aku bisa ketemu sama orang2 tersayang aku di rumah. Heheu

Lagi apa ya yang buat aku excited?? Ah iya, aku suka itu kalo masa masa mau ketemu sama suami aku. Nah timing pas dia pulang kerja atau pulang dari pergi kemana gitu. Itu adalah waktu yang buat aku selalu nunggu2. Ngelihat mukanya terus seneng deh dianya masih baik2 saja di depanku. Ye ye ye. Hari ini jadi ga sabar nunggu sore terus ketemu doi tercinta. Ceileh

Oke Gengs, mungkin itu aja yang mau aku share terkait sesuatu yang buat aku excited. 

Day 11 : Something You Always Think “What If” about

Image result for animasi muslimah ibu dan anak

Pict from http://katakata.me/gambar-kartun-islami.html

Aiiih, kenapa tema hari ini berandai-andai. Eh kata ustadz kita ga boleh berandai-andai. Seakan-akan kita itu ga syukur sama keadaan kita sekarang. itu kalau berandai-andai nya berandai-andai tentang masa lalu. Kalau berandai-andai untuk masa depan, mungkijn malah jadi trigger buat semangat ngegapai andaian itu.

Tema ini menarik sebetulnya, mari kita coba bungkus andaian-andaian itu menjadi sesuatu yang positif. Let’s try to write something “What If…”

What if I am be a doctor?

Hehehe ketahuan yak kalo ane sebetulnya cita-cita jadi dokter, tapi apalah daya takdir membawaku ke teknik fisika. Ahay ada hikmahnya juga, kalau aku jadi dokter bisa jadi aku ga bakal ketemu sama suami aku. Pasanya karena kebetulan dulunya kami satu jurusan. Ketemu deh disana. Hehe. kalo aku ga ketemu sama dia, hidupku ga bakal jadi sebahagia ini sekarang. 🙂 Oh My God. Thanks God!

What if I am very very a rich person?

Yang jelas duit aku bakal aku kasih ke orang2 Palestine yang sedang berjuang. Karena sejauh ini aku hidup aku belum bisa bantu banyak buat mereka. Bantu perang juga ga mungkin kan? Bantu uang? ya tahu sendiri orang yang baru kerja 1,5 tahun gajinya berapa sih. Mau nyumbang pun ga berimbas banyak sebetulnya. Ya sejauh ini hanya bsia bantu doa. Semangat ya saudara2 ku disana.

What if I study in Europe to get Master?

Aaaaaaarrrgh, mau dongs dongs dongs! aku nya bakal seneng banged dan bakal manfaatin setiap detik aku hidup disana dengan belajar dan belajar. Baik belajar mata pelajaran maupun belajar tentang kehidupan. God please please let me get it.

What if I am Mother of 7 children?

Hahahahaha, dulu sih sebelum nikah ngayal punya anak 7. Yang solih solih dan solihah solihah. Hidup rukun damai sentosa indah. Bakti sama orang tua dan bermanfaat untuk umat. Sekarang baru ngerasain trimester awal anak pertama. Hmmm lets see apakah setelah si bocil lahir nanti aku masih punya khayalan anak 7? Semoga masih ada. Aamiin. Karena nabi bahagia jika jumlah umatnya banyak. Semoga aku bisa menyumbang jumlah banyak itu tentu saja dengan sosok-sosok yang berkualitas dan membawa perubahan besar untuk umat. Aamiin

Day 10 : Write About Something for Which You Feel Strongly

Pyuhf, nulis istiqomah itu emang susah. Susah banged. apalagi macam aku ini. Ibu rumah tangga baru. Ya kerja, ya masak, ya ngurus rumah, ya ngurus suami, ya nulis. Hehe alasan aja kayanya nih.

Well, hari ini temanya apa yang menjadi concern kamu. Tema ini ngingetin banged sama yang namanya negara Palestine. Tau kan pembantaian umat muslim yang ngehits banged hingga sekarang ini. Jaman emang udah ga karuan bentuknya. Belum selesai masalah Palestine, muncul Rohingya, Alleppo, dan masih banyak lagi yang mungkin ga diberitakan di media.

Merasa kasihan sama mereka? Oh No! kitanya biasanya gitu sih ya kasihan. Tapi orang2 Palestine tuh ga mau dikasihani. Malah suatu hari seorang dari Palestine datang ke Majid Nurul Ashri, Jogaja. Ngimamin sholat tarawih apa ya waktu itu pas Ramadhan. Dia bilang, kalian ga perlu mengkasihani kita. Yang perlu dikasihani adalah bangsa kalian sendiri. Kita disana justru selalu bersyukur karena balasan atas apa yang kami perjuangkan adalah syurga.

Ketche banged deh orang Palestine. Dan betul banged, yang perlu dikasihani sekarang emang negara kita sendiri. Udah ga karuan bentuknya ini negara juga, mayoritas penduduk muslim tapi belum bisa jadi negara teladan muslim. Orang islam ngaku muslim tapi membela penista agama. Orang islam ngaku beriman tapi korupsi, berjudi, dst. mari renungkan sejenak dan berdoa untuk negara kita Indoensia tercinta.

Day 9 : Post Some Words of Wisdom That Speak To You

Sudah masuk hari ke-9 nih. Aduh aku ngutang banyak banged tulisan nya. Dan weekend gini emang paling cucok buat ngerapel semuanya. hehe 😀

Kalimat bijak yang pernah aku dapet dan ngena banged sampai sekarang,

Semua aktivitas yg kita lakukan selama 24 jam itu adalah sarana mengisi waktu sambil menunggu tibanya waktu sholat

Nah kalimat itu pertama kali aku denger dari nasihat suami aku tercinta pas jaman aku lagi males2 an sholat apa ya waktu itu. hahahaha Nah loh jadi ga bener sebetulnya kalo adzan udah berkumandang tapi kitanya masih nanggung buat ngerjain ini itu dll (refleksi buat diri sendiri juga nih). Hadeeeh. Waktu si muadzin melantunkan suara merdunya, kamu harus segera bersiap2 wudhu dan menunaikan ibadah sholat. Kerjaan apapun tinggalin dulu nah. Ketemu dulu sama Allah. ^^ Barangkali habis ngadu sama Allah terus kerjaan kamu dipermudah dan efektif jadi cepet selesai. Nah kan! Yang bapak bapak mas mas kakung kakung pada ke mesjid sholat jamaah. Nah yang ibu ibu putri putri nenek nenek pada buru ambil wudu terus sholat di awal waktu. Karena kalo kata ustadz yang suka ngisi kajian di kantor aku nih bilang,

Keutamaan sholat wanita itu adalah di awal waktu, sedang keutamaan sholat laki-laki adalah berjama’ah di masjid. 

Terus suatu hari kami ngundang juga ustadz ketjce ke kantor kami suatu hari sembari makan siang bersama gratis satu kantor. Dalam penuturan beliau, beliau banyak menyinggung tentang sholat juga. Poin yang paling aku inget adalah,

Sholat itu adalah shilah dengan Allah

You know what is shilah? shilah means silaturahim. Yang namanya silaturahim itu bukan saat kita ketemu terus pisah terus udah. Tapi ketika kamu masih inget dengan seseorang meskipun kita nya udah ga bareng sama dia. Artinya masih suka kirim sms misal, telp misal. dst. Pun juga dengan sholat, kata ustadz itu sholat adalah shilah dengan Allah, artinya meskipun kita udah selesai sholat dan melakukan aktivitas yang lain, kita tetep tuh yang namanya inget terus sama Allah. Sehingga tidak mungkin kita berbuat sesuatu yang tidak disukai Allah! lawong masih inget sama Allah, pasti ingat juga kan kalo kita selalu diawasi sama Allah.

Itu deh beberapa some words of wisdom yang ngena banged di hati aku.

Ingat! Sholat adalah amalan pertama kali yang akan dihisab di hari akhir nanti. Jika sholatnya bagus, maka semua amalan dianggap bagus. begitu sebaliknya.