shaff SHOLAT


“Salah satu keutamaan sholat ialah dengan merapatkan shaf dan membuatnya lurus”
Kalimat inilah yang membuatku merasa aneh ketika melihat shaf sholat yang amburadul, tak lurus karena tidak rapat sama sekali. Dari anak- anak, remaja sampai Ibu- ibu dengan bahagia menggelar singgasana mereka dengan sajadah masing- masing, seakan tak boleh ada orang lain yang ikut menempati singgasana mereka, begitu pula dengan orang- orang di sekitarnya, seakan tidak berani menyenggol sang Ratu yang ada di dalam singgasana. Padahal, sajadah model sekarang ini tidak sesempit dulu, sajadah zaman sekarang ini lebar, besar dan banyak memakan tempat. Shaf sholat jadi terlihat sangat aneh. Melihat hal ini bahkan aku tidak menyangka dulu aku sempat mencicipi sikap seperti ini,  Setiap kali tarawih aku hanya membawa sajadah two in one, kubawa satu yang nanti akan kugunakan berdua dengan adikku. Hmm, alhasil kami tak pernah absen menggusur si pemilik singgasana dari temaptnya, tanpa sadar karena obsesiku ingin shaf itu rapat maka kakiku sibuk sekali menutup celah yang terbuka untuk merapatkan barisan. Dan dengan begitu lama- lama orang disampingku jadi menggeser sedikit demi sedikit langkahnya menjauhiku, dan pada akhirnya aku yang hampir menduduki singgasana mereka..😀
Kali ini aku bingung bagaimana mencari solusinya, tak mungkin aku gembar- gembor
“ Ibu, ibu adek- adek, shaf ini salah , begini baiknya karena ini begini dan ini begitu blab la bla !@#$%^&*&()_- “
That’s imposible !! Aku anak kemarin sore, bisa bisa aku dianggap sok tahu lagi -,-
Allah beri petunjuk Mu…

8:26
Wednesday, 24 August 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s