Jangan Pernah Tinggalkan Jalan Ini

Andai matahari di tangan kananku,
tak mampu mengubah yakinku, terpatri dan tak kan terpeli dalam lubuk hati,
Bilakah rembulan di tangan kiriku,
tak kan sanggup mengganti imanku, jiwa dan raga ini, apapun adanya,
Andaikan seribu siksaan terus melambai- lambaikan derita yang mendalam,
seujung rambut pun aku takkan bimbang, jalan ini yang ku tempuh,
Bilakah ajal kan menjelang, jemput rindu- rindu syahid yang penuh kenikmatan,
Cintaku hanya untuk-Mu…
Tetapkan muslimku selalu…

Lantunan lagu ini membuatku merinding… Betapa gigihnya sang Rasul ketika mendapat tawaran dari pembesar Quraisy,

“ Jika kau ingin menjadi Raja, maka akan kami angkat menjadi raja tertinggi kami, jika Kau ingin harta maka kami, bangsa Quraisy akan mengumpulkan harta untukmu, sehingga kau akan menjadi orang paling kaya diantara kita, ataupun jika kau ingin wanita, maka kami akan berikan gadis- gadis tercantik di negri ini,,, dsb “
Muhammad dengan sikap tegas berkata, “Tidak wahai paman, seandainya mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku agar aku meninggalkan urusan dakwah ini … tidak akan aku lakukan sampai Allah memenangkan dakwah ini atau aku akan binasa karenanya”

Ya Rabb, sebegitu pentingkah urusan dakwah ini? Hingga segala kenikmatan dunia tak mampu mengalahkan indahnya berjuang dijalan ini,,

Peluh ini, darah ini, waktu ini, energi ini, lebih baik daripada tahta dan harta. Kesadaran semacam ini haruslah dimiliki oleh setiap muslim di belahan dunia manapun. Tugas ini diembankan kepada manusia.. Bagaikan bara api dalam genggaman, kala dipegang panas terbakar, saat dilepas kegelapan menghadang dan bahaya mengintai sebab tiadanya penerangan dan senjata yang dapat dipakai untuk melindungi diri…

Jangan pernah tinggalkan dakwah ini, sesungguhnya dakwah inilah yang akan membawa kita ke jalan kebenaran dan syurga..

Tak cukupkah kisah nabi Yunus sebagai pelajaran? Ketika beliau marah atas kaumnya dan kemudian ia bertekat untuk pergi meninggalkan jalan ini, sementara sudah jelas bahwa Allah memerintahkan untuk terus berdakwah. Taukah kau ketika mencoba melarikan diri dan mengendarai kapal laut, di tengah laut tiba- tiba dilanda badai yang hebat, hingga nabi Yunus diceburkan ke laut dan dimakan oleh ikan raksasa..
Apakah ada jaminan jika kita meninggalkan dakwah ini kemudian segala keinginan dan cita- cita dunia kita dapatkan?

Rabb, istiqomahkan kami di jalan ini… jalan para nabi… ^^

One thought on “Jangan Pernah Tinggalkan Jalan Ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s