Aku Resmi Menjadi Seorang Istri

Jum’at, 15 Juli 2016. Hari itu,  aku meminta ibuku duduk sekali dekat denganku. Aku takut, resah, khawatir, bahagia, dan haru. Memang perasaanku sudah tak menentu sedari pagi, bahkan malam pun aku resah memikirkan hari itu.

Di Masjid Baitul Ibad waktu itu, banyak orang menyaksikan detik2 aku melepas status singleku. Aku malu2 melihat satu persatu orang yang datang dalam majelis itu, lalu sesekali mencuri pandang calon suamiku. Nampak nya dia juga tegang duduk depan petugas KUA. Allah mudahkan-lancarkan.

Bapak menjabat tangannya erat, lalu tiba saatnya perlahan mengucap ijab. Dengan bahasa arab yang fasih lantang ia ucapkan qabul-nya. Hanya Sekali. Sontak seolah2 dunia ini berhenti berputar. Terlebih saat para saksi menganggukan kepalanya dan mengucap kata “Sah Sah Sah”. Perasaanku campur aduk tidak karuan, antara tidak percaya dan bahagia. Benarkah sekarang ini aku sudah menjadi seorang istri? Benarkah penghormatan utamaku tidak lagi kepada bapak dan ibuku?

Masih ingat sekali aku akan kejadian di hari itu, Gemetar aku dibantu berdiri, lalu perlahan berjalan dan bersanding di sampingnya menandatangani beberapa kertas yang diberikan oleh petugas KUA. Lalu aku dituntun untuk mencium tangan suamiku dan memberi penghormatan penuh kepadanya.

Satu persatu aku salim dengan ibu dan ibu mertuaku, keduanya aku bisikkan lembut,

“Ibu, doakan saya menjadi istri yang solihah, istri yang baik dan berbakti kepada suami.”

Ibu tak kuasa menahan haru, kedua ibuku meneteskan air mata-nya sambil bergantian erat memelukku.

Wahai suamiku, aku berjanji sebagai seorang istri, Hari ini atas ijin Allah ku pastikan kau tidak akan pernah sendiri, Karena ada aku selalu yang rela menemani kemanapun kau pergi, Tidak peduli seberapa mewahnya atau seberapa sengsaranya kehidupan kita nanti, Aku berjanji akan selalu disampingmu hingga ku mati

Wahai suamiku, kau tahu aku bukanlah perempuan paling sempurna di dunia ini, Bersabarlah menerima segala kekurangan yang kupunya, Bersabarlah membimbingku menjadi wanita yang soleha di mata-Nya, Dan bersabarlah membimbing keluarga kita menuju surga-Nya..

IMG_5656 (Large)

One thought on “Aku Resmi Menjadi Seorang Istri

  1. Aen says:

    Atiikkk… Barakallahulaka… Afwan kemarin ndak bisa hadir di hari bahagiamu…semoga mjd istri shalihah yang mana bidadari surga cemburu padamu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s