23th B’day

Happy B’day…
Well hari ini tanggal 28 Juli 2015 genap sudah 23 tahun aku hidup di dunia ini. Jika dirunut dari masa aku kecil maka semua seakan hanya semacam flash back sekilas sekilas saja. Waktu cepat sekali berlalu. 23 tahun itu artinya sudah hampir satu dekade aku menangung dosaku sendiri. Coba bayangkan berapa banyak dosa yang menjadi gunung selama 10 tahun itu?
Happy iya.. Sedih juga iya..
Sebenarnya detik demi detik yang terlampaui tiap harinya adalah waktu yang berjalan meninggalkan kita, waktu yang sedikitpun tak akan terulang dan kembali. Dan dia hanya akan menjadi kebahagiaan di hari nanti saat dia meninggalkan kita dengan senyum bahagia karena amal. Dan mungkin tak akan pernah menjadi penolong saat kita sama sekali tak memanfaatkan waktu untuk berbuat amal solih.

Then, ini adalah ulang tahun pertamaku di Jakarta. Ulang tahun pertama yang dirayakan bersama teman-teman kantor. Terimakasih surprise nya yaaaa.. Really melting today hehehe
Ada yang mengirimkan doa tepat pukul 00.00, ada yang mengirimkan selamat sehari sebelum tanggal 28, ada yang memanjatkan doa dari Mekah, ada yang memberi bingkisan cantik malam2, ada yang mengirimkan kado dari luar negeri, ada yang tiba tiba kasih kejutan di kantor, ada yang membuatkan video,  ada yang melumuri wajahku dengan cake, ada yang mengunciku di pantry kantor dan ada ada kejutan kejutan lain ya masyaAllah senengnya banyak yang ingat, banyak yang mendoakan, banyak yang sayang. Alhamdulillah ^^
Semoga semua doa yang dipanjatkan di hari itu didengar oleh sang Maha Kasih.
Dan kalimat yang paling membuatku haru adalah doa indah dari seorang kawan di Batam. Berikut cuplikannya..

Dalam setiap nafas yang engkau hembuskan, ada takdir Ilahi yang dilangsungkan atas dirimu (Al Hikam No. 31)

Setiap nafas yang engkau hembuskan adalah waktu pelaksanaan takdir.
Atik,,,
semoga setiap nafas yang tersisa tak lepas dari gerak menuju Allah SWT.
jangan bosan menaat kepada-Nya,
Jangan bosan menjadi cahaya-Nya,
jangan bosan menerjemahkan malam-Nya,

Semoga segala damba lekas menjadi nyata. Barakallah fii umrik fii rizqy, fill ilmy, saudariku..

Yap. Untaian kalimat itu dikirim oleh Dama (Eka Damayanti lengkapnya). Teruntuk dikau saudariku yang nan jauh disana, Dama. Semoga aku tak akan pernah bosan menaat kepada-Nya, menjadi cahaya, dan menerjemahkan malam-Nya. Andai kata harus terjadi, maka semoga tidak berlangsung lama. Dan terpanggil dalam keadaan terbaik, tertaat, dan tertaqwa. Aamiin

Well sedikit share, berikut ini foto saat temen2 kantor memberi surprise. Ga semua bisa dimasukkan sih, mewakili lah hehehe. Aku share foto dan beberapa ucapan (yang maaf hanya beberapa yang dicantumkan) disini sebagai bentuk rasa bahagiaku telah diberi kesempatan hidup selama 23 tahun🙂

20150729

20150730

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s