4W My Pregnancy Story

Haiiiii perkenalkan sayang. Ini Bunda, lalu yang ini Ayah. Kami insyallah yang akan menjadi orang tua kamu kelak sayang.

Bunda bahagia banged tau kamu hadir dalam perut Bunda. 8 November 2016. Bunda udah telat mens 2 hari. Antara sedih dan bahagia. Bahagia jika memang itu karena kamu. Tapi sedih jika saja karena yang lain, karena bulan lalu bunda juga telat 2 hari. Bunda beli test pack lalu bunda cek ternyata kamu belum ada disana. Meski demikian, Bunda tetep kekeuh minta Ayah belikan test pack waktu itu. Bunda udah ga sabar pingin tau keberadaan kamu. Ayah masih malas untuk membelikan test pack buat Bunda karena telat mens Bunda baru dua hari. Kata Ayah belinya nanti saja kalau sudah telat satu minggu, atau tidak perlu saja toh kalau kamu benar2 ada di dalam perut Bunda, beberapa bulan kedepan perut Bunda akan membesar. Aih begitu lah nak Ayah, padahal kan Ayah juga seneng kalo tahu kamu ada disana. Tapi Ayah gitu suka godain Bunda.

Alhamdulillah akhirnya setelah Bunda minta untuk yang kesekian kalinya, Ayah meluncur ke apotik dan belikan Bunda test pack 2 sekaligus. Kata Ayah satu buat cek di malam hari, satu lagi buat cek di pagi hari. Hihihi Ayah saking gemesnya sama Bunda belikan 2 test pack malahan.

Nah Bunda langsung cek setelahnya, dag dig dug. Harap2 cemas di kamar mandi. Setelah Bunda celupkan test packnya, bunda langsung lari keluar kamar mandi deketin ayah. Sambil menghitung waktu hingga 2 menit. Ayah heran melihat kelakuan bunda, tapi ayah sibuk bertanya juga hasilnya positif atau negative. Aduuuuuh ayah! kan gabisa langsung. Tunggu 2 menit dulu. Dua menit berlalu bunda seakan tak mau beranjak dari tempat duduk bunda semula. Bunda takut melihat hasilnya. Tapi karena rasa penasaran bunda yang memuncak, danย karena ayah juga tak mau bunda minta mengecek hasilnya,ย  akhirnya dengan langkah pelan bunda berjalan ke kamar mandi.

Bunda seperti akan menangis waktu itu. Tapi Bunda bahagia sekali. Sangat bahagia. Meski demikian bunda tidak boleh terlalu bahagia, karena bunda cek baru di malam hari, sementara untuk menentukan hasil yang lebih valid, bunda harus lakukan cek itu di pagi hari. Baiklah pagi harinya Bunda melakukan hal yang sama. Dan Alhamdulillah terbaca nya pun positif.

Setelahnya bunda buru2 mengajak ayah untuk cek langsung ke dokter. Alhamdulillah hasilnya pun sama. Bahkan bunda bisa melihat kamu yang masih 0,68 cm sayang. Masyallah. Rasanya bunda ingin menangis saat menulis ini sayang. Teringat masa itu dimana Bunda merasa sangat sangat bahagia sekali. Bunda tau ayah juga bahagia, bahagia karena kamu hadir di tengah2 kami sayang.

Nak, sehat2 selalu ya di perut Bunda. Ga boleh nakal ya, karena bunda harus bekerja setiap harinya. Bunda juga harus siapkan sarapan dan bekal makan siang untuk ayah setiap harinya. Bunda juga harus jaga rumah kita agar selalu rapih. Jadi pekerjaan bunda banyak sayang. Jadi jangan rewel ya. Bunda dan Ayah sayang sama kamu Nak. :*

Advertisements