002_Kuwujudkan mimpi itu

Malam hari, 5 Februari 2014

Aku dan RJ berangkat bersama ke bandara Soekarno Hatta, Niqla berangkat sendiri dari Surabaya. Setelah kami check- in di Bandara Soekarno Hatta. Sambil menunggu jam pesawat terbang, kami bergegas menemui anak Unhas (Universitas Hasanudin Makasar, Thea) untuk mengklarifikasi pembelian tiket pulang kami dari Jepang menuju Indonesia. Beberapa waktu lalu, kami meminta tolong kepada Thea untuk membelikan tiket pesawat pulang, uang sudah tertransfer, jadi yakin saja kalau tiket pulang sudah terbeli. Tapi tau apa yang terjadi di Bandara saat itu? Setelah kami bertemu dengan Thea, kami syok berat karena tiket kepulangan kami ternyata belum terbeli. Uang yang kami kirim ke Thea katanya tidak cukup untuk membeli tiket pulang karena harga tiket semakin melambung mendekati hari pemakaian. What??? Disini! Di Bandara! Saat hitungan menit saja kami akan terbang ke Jepang. Keputusan terbaik saat itu adalah tetap melanjutkan perjalanan, entah nanti pulangnya bagaimana kami pasrah dengan kehendak yang KuasaπŸ˜€ hanya bermodal yakin dengan pertolongan-Nya. Ya itu saja.

Alhamdulillah, satu mimpiku tercoret malam itu, aku melayang di udara . Aku sangat menikmati perasaan takut saat pertama kali pesawat take off, lebih menikmati lagi saat aku mampu melihat pemandangan indah pulau-pulau kecil dari balik jendela. Ah, semua ini terasa indah. (Sejenak melupakan masalah tiket pulang yang belum terbeli) Terimakasih Allah …

IMG_4238(AkuΒ Niqla dan RJ narsis di pesawat)

IMG_4242

(Semburan sinar matahari menyapaΒ di balik jendela pesawat)

Setelah transit di Malaisya, delapan jam kemudian tibalah aku di Jepang, tepatnya di KIX (Kansai Airport), Osaka. Saat itu Jepang sedang musim dingin, keluar dari pesawat, dinginnya tak ketulungan! Heran ga ada salju padahal di Osaka, tapi dinginnya luar baisa. Setelah ambil bagasi, kami check in untuk kembali melanjutkan perjalanan ke Hokkaido. Sesaat kami bingung karena di Jepang check in nya pake mesin, tidak seperti di Indonesia atau Malaysia, ada orang yang melayani boarding pass. Tapi disini apa-apa pakai mesin, dan semua tulisan di mesin ga ada satupun huruf abjad. Semua kanji!! Ya Rabb, ini gimana caranya check in pake mesin ini?? Akhirnya nanya sama pak satpam, dan dengan super ramah pak satpam pun membantu kami. Waaaah ramah banged bapaknya. Makasih ya paaaak ^^

IMG_4252(Osaka Air-port)

Next ke part selanjutnya yaaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s